|
Situasi Flu Burung Sampai Pertengahan Januari |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Monday, 26 January 2009 |
|
Sampai pertengahan Januari 2009, penularan flu burung masih berasal dari unggas ke manusia. Dibuktikan dengan pemeriksaan spesimen terhadap semua kontak kasus menunjukkan negatif. Hal itu, berarti belum ada penularan antar manusia. Kasus terjadi di 12 provinsi, tidak meluas ke provinsi lain.
Demikian laporan yang diterima Pusat Komunikasi Publik dari Posko Flu Burung Departemen Kesehatan sampai dengan pertengahan Januari 2009. Untuk menekan jumlah kasus FB, berbagai upaya telah dilakukan, yaitu melengkapi fasilitas 100 RS Rujukan FB ( untuk rumah sakit rujukan di Jakarta, selain RSPI Sulianti Saroso dan RS Persahabatan juga RSPAD Gatoto Subroto). Melengkapi dan memfungsikan 2 Lab. Rujukan Nasional FB (Balitbangkes & Eijkman), 8 Lab. Regional dan 34 Lab. Sub Regional. Peningkatan SDM (melatih District Surveilance Officer (DSO), TGC (tim gerak cepat), pelatihan/sosialisasi FB pada petugas kesehatan dasar, pelatihan juru bicara FB, sosialisasi FB pada industri, dll). Selain itu juga dilakukan penyuluhan FB kepada masyarakat lewat berbagai media seperti yang tercantum dalam pengendalian FB dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza. Penyediaan oseltamivir, selain untuk stockpiling di Depkes dan provinsi, juga didistribusikan ke Dinas Kesehatan, RS rujukan FB, RSUD Kabupaten/Kota, RS Swasta yang pernah merawat kasus dan Puskesmas seluruh Indonesia. Penyediaan alat pelindung diri (APD) dan investigasi kit bagi petugas di lapangan, serta pelaksanaan pilot project pengendalian FB di Kota dan Kab Tangerang . Tidak hanya upaya di dalam negeri, di tingkat global pun juga dilakukan. Di luar negeri, Menkes RI mempelopori perjuangan mengubah mekanisme virus sharing di WHO yang telah berjalan selama 50 tahun menjadi mekanisme yang adil, transparan dan setara. Perjuangan Indonesia juga didukung negara-negara yang tergabung dalam Gerakan Non Blok dan juga negara-negara maju lainnya yang kemudian menghasilkan resolusi World Health Assembly (WHA 60.28) tentang tindakan untuk peningkatan transparansi, keadilan dan kesetaraan dalam pemanfaatan informasi, diagnosa, obat-obatan, vaksin dan teknologi lainnya. Wakil tetap gerakan Non Blok pada tanggal 27 Juni 2008 telah mensahkan Deklarasi Gerakan Non Blok tentang “Responsible Practices for sharing of Avian Influenza Viruses and Benefits Sharing“ dengan garis besar pertukaran informasi, virus sharing yang berkeadilan, transparan dan setara dalam mengakses vaksin bagi negara berkembang, serta mengikuti the sixth Ministerial Conference on Avian Influenza and Pandemic Influenza di Mesir, Oktober 2008. Posko Flu Burung mencatat, dari 12 provinsi yang terinfeksi FB pada manusia, sampai dengan 16 Januari 2009 terdapat 6 provinsi tidak ditemukan lagi kasus flu burung yaitu Provinsi Lampung (infeksi 22 September 2005), Provinsi Sulsel (infeksi 18 Juni 2006), Provinsi Sumsel (infeksi 10 Maret 2007), Provinsi Jawa Timur (infeksi 19 Maret), Provinsi Sumatra Utara (infeksi 3 Mei 2007 ), dan Provinsi Bali (infeksi 14 Agustus 2007). Situasi FB pada bulan November 2008 – pertengahan Januari 2009, terdapat tambahan dua kasus baru positif flu burung yaitu Sut ( P, 29 th) asal Kab. Tanggerang, Banten dan Nad (P, 5,9 th) asal Bekasi, Jawa Barat. Sut (warga Tenggerang) mulai sakit 11/12/2008, dengan gejala demam, batuk, pilek, sesak napas. Sebelum sakit Sut pergi ke pasar di dekat rumahnya. Tanggal 12 Desember masuk RS Pantai Indah Kapuk. Tanggal 15 Desember 2008 dipindahkan ke RS Sari Asih Cileduk dan pada tanggal 16 Desember meninggal dunia. Untuk pemulasaraan jenazah, dilakukan di RSUD Tanggerang. Berdasarkan hasil pemeriksaan Lab. Badan Litbangkes tanggal 20 Desember 2008 dan Lab. Eijkman Sut dinyatakan positif flu burung. Nad (warga Bekasi) mulai sakit 23/12/2008, dengan gejala demam tinggi, batuk, sesak napas. Sebelum sakit, Na diajak orang tuanya pergi ke pasar membeli ayam. Tanggal 27 Desember 2008 masuk RS Hermina Bekasi. Tanggal 2 Januari 2009 dirujuk ke RSPI-Sulianti Saroso dan akhirnya meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan Lab. Badan Litbangkes tanggal 5 Januari 2009 dan Lab. Eijkman Nad dinyatakan positif flu burung. Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-52921669 dan 5223002, atau alamat e-mail
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
|
|