|
13 Kecamantan Endemis Kusta |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Friday, 28 November 2008 |
KOTABARU - Lebih dari 50 persen atau sebanyak 13 kecamatan dari 20 kecamatan di Kotabaru, saat ini dinyatakan endemis penyakit kusta (Leprasy), yang menyebabkan penderitanya cacat seumur hidup. Data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan, dari 13 kecamatan sebanyak 9 kecamatan ditemukan sekitar 14 kasus kusta MB (jenis kusta yang dapat menular). Dan di empat kecamatan ditemukan lima kasus kusta PB (kusta yang tidak menular).
Kecamatan Kelumpang Barat ditemukan tiga kasus, Pamukan Selatan, Pulau Laut Selatan, Kelumpang Hilir, masing-masing dua kasus, dan Kecamatan Pamukan Utara, Pulau Laut Utara, Pulau Laut Timur, Pulau Sembilan, dan Kecamatan Kelumpang Utara masing - masing satu kasus kusta MB. Kecamatan Pamukan Selatan, Kelumpang Barat, Pulau Laut Selatan, masing-masing satu kasus dan Kecamatan Pulau Sembilan ditemukan dua kasus kusta PB. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr Cipta Waspada, beberapa waktu lalu mengungkapkan, meskipun ditemukan kusta PB yang tidak menular, dinas kesehataan tetap melakukan pengobatan dan mengantisipasi penularan. "Meskipun tidak menular, penyakit kusta jenis PB tersebut jika tidak segera diobati lama-kelamaan juga akan meningkat menjadi kusta MB dan menular ke yang lain," kata Mardiman Ambarita, Kabid Penanggulangan Penyakit. Untuk mencegah penyebaran penyakit penyebab cacat permanen tersebut, pihaknya telah menyusun program kampanye eleminasi kusta (Leprosy Elemination Conpingu/LEK), serta melakukan swiping ke sekolah-sekolah. Menurut Mardiman, program pemberantasan penyakit kusta berbeda dengan penyakit lainnya. Biasanya penderita merasa malu dan tidak mau berhubungan dengan orang lain, menyendiri dari masyarakat. "Sehingga kami sering kesulitan dalam melakukan program pengobatan. Begitu juga biasanya pasien enggan mengkonsumsi obat yang seharusnya dikonsumsi selama enam bulan secara rutin," katanya. Informasi yang dihimpun dari petugas kesehatan, untuk tahun 2007 ini kembali ditemukan sejumlah pasien kusta yang belum mendapatkan pengobatan dari pihak Puskesmas.(ins) |